Tema Siroh As-Solution pada edisi 19 september 2017 yaitu “Pengorbanan Abu Bakar As Sidiq Untuk Rasulullah” yang isinya menceritakan tentang kehidupan Abu Bakar As Sidiq dan pelajaran yang didapat dari kisah Abu Bakar As-Sidiq. Siroh As-Solution adalah program TalkShow dari Radio SASFM dengan pembicaranya yaitu Ustadz Rofiq Abidin, Ketua Yayasan Suara Hati yang tayang setiap hari selasa pukul 16.00 WIB di SASFM.

Abu Bakar As Sidiq Abu Kuhafah adalah orang  yang tidak dicari-cari akan tetapi Ia mendatangi budaya. Jadi, ketika Rasullullah menyampaikan sesuatu kepada keluarganya dengan ramai ramai, Abu Bakar As Sidiq tiba tiba datang.  Sebelumnya Abu Bakar As Sidiq bersama kaum banisiyah yaitu Waroqo bin Naufal dan juga Az Zaid selalu belajar bersama. Akan tetapi mereka sudah tua dan meninggal, selanjutnya siapa yang akan membimbing langkahnya, dan Abu Bakar As Sidiq terfikirkan oleh anak muda, yang saat itu orang yang mempersatukan suku-suku ketika mengalami kesulitan meletakkan hajar aswad. Abu Bakar As Sidiq berfikir siapa dia, dan ternyata Dia adalah Nabi Muhammad. Akhirnya Abu Bakar As Sidiq mengetahui dan kemudian menjalin hubungan dengan baik dengan Rasulullah.

Di kota Makkah, Abu Bakar As Sidiq  dan Rasulullah dilingkungan orang Jahiliyah, namun Rasulullah dan Abu Bakar tidak terpengaruh ataupun ikut serta menjadi jahiliyah (masa kebodohan). Jadi, tidak ada alasan ketika dilingkungan jahiliyah Rasulullah dan Abu Bakar As Sidiq ikut dalam kejahiliyahan. Bicara tentang pergaulan, Abu Bakar As Sidiq dahulu berada di sebuah rumah yang terdapat bendera konstitusi. Setelah Rasulullah tau, beliau pergi ke goa hira ramai-ramai . Sebelum itu Abu Bakar As Sidiq ikut berdagang dengan Rasulullah. Sejak itu Rasul dan Abu Bakar telah menjadi sahabat.

Abu Bakar As Sidiq adalah manusia dewasa pertama. Ketika Isra’ Mi’raj terjadi Rasulullah tidak memberi tau Abu Bakar, melainkan Rasulullah memberi tau para pembesar-pembesar Quraisy. Lalu Abu Bakar didatangi oleh orang orang Quraisy dan ada seseorang berkata “wahai Abu Bakar temanmu telah pergi dari masjidil haram ke masjidil aqsa dalam kurun waktu hanya semalam. Kemudian Abu Bakar menjawab, “jikalau memang Rasulullah mengatakan seperti itu maka benar, saya yakin, bahkan lebih dari itu saya yakin”. Setelah kejadian itu Abu Bakar menemui Rasul dan berkata kepada beliau bahwa Abu Jahal tidak percaya akan hal tersebut.

Ketika Rasul akan hijrah, beliau melarang Abu Bakar untuk hijrah terlebih dahulu. Pada siang hari, tiba-tiba Rasul datang kerumah Abu Bakar As Sidiq untuk menyampaikan bahwa Rasul telah di izinkan untuk berhijrah ke Madinah. Dan Abu Bakar berkata “aku akan menemanimu wahai Rasulullah. Abu Bakar As Sidiq menangis gembira. Abu Bakar berkata “wahai Rasulullah aku telah menyiapkan dua unta untukmu dan untukku”. Jadi sebelum diajak hijrah oleh Rasulullah, Abu Bakar sudah mengetahui bahwa Ia akan diajak hijrah.

Suatu ketika Rasul bertanya di suatu komunitas “siapakah yang hari ini berpuasa, memberi makan orang miskin, menjenguk orang sakit dan mengantarkan jenazah?” dan Abu Bakar menjawab “Saya wahai Rasul” Abu Bakar menjawab pertanyaan tersebut satu persatu. Kemudian Rasulullah mengatakan tidak dikumpulkan empat perkara dalam satu hari kecuali jaminan surga. Dahulu kala para sahabat dan para Nabi berlomba-lomba dalam kebajikan seperti Ustman bin Affan menyalurkan sepertiga dari hartanya. Kemudian ada orang yang muncul dari belakang Rasul dan berkata “ ya Rasul aku salurkan seluruh hartaku” kemudian Rasul berdiri mengajak Ia ke sebuah komunitas itu dan dia menyatakan “jika ada orang yang membuat marah dia, maka ia adalah membuat marah saya”, Ini adalah Abu Bakar. Maka tidak ada yang menyamai pengorbanan Abu Bakar As Sidiq walaupun tidak sebanding dengan Ustman, dikarenakan Abu Bakar memberi pada saat waktu yang tepat. Selain itu Abu Bakar juga menjalin persahabatan baik dengan Ustman. Ketika pertama kali Abu Bakar mendapat wahyu, Ia mengajak Ustman.

Pertanyaan pada saat On Air   :

  1. Hamba Allah : Bersahabat dengan orang yang lebih rendah budi dan iman itu sangat bahaya, sebab persahabatan itu pengaruh mempengaruhi dan percaya mempercayai, sehingga dengan demikian sukar sekali untuk dapat melihat atau mengoreksi kesalahan sahabat kita bahkan kesetiaan sahabat akan membela kita dalam kesalahan dan dosa kekeliruan, yang dengan itu kita pasti akan binasa karenanya. Dan ada hadis Rasul menegaskan keberadaan sahabat-sahabatku ibarat bintang-bintang barang siapa menelusuri salah satunya dia mendapat petunjuk jalan.

Apakah sahabat dapat sebagai bintang petunjuk jalan jikalau sahabat yang baik? kalau sahabat yang buruk otomatis tidak berlaku. Oleh karena itu kita harus pakai akal jika ingin bersahabat dengan yang lebih rendah budi dan imannya. Apakah seperti itu ?

Jawab             :

Jadi persahabatan itu ada yang mungkin rendah budinya. Jadi kita bangun jika landasannya iman yang rendah budinya itu, bagaimana kita bisa mempengaruhi menjadi baik budinya. Jadi kita harus punya konsep dalam bergaul yaitu pengaruhilah positif jangan terpengauh negatif. Jika mengukur sesuatu jangan dari perasaannya saja tapi ukurlah dari ilmu karna kalau dari perasaan tidak akan ada batasnya.

  1. Bapak Kasno : Apa keutamaan wahyu Nabi Qidir ?

Jawab             :

Ilmu adalah untuk diri sendiri. Nabi Qidir juga untuk diri sendiri. Pada dasarnya Nabi Qidir pernah datang ke Nabi Musa untuk memberi pelajaran melatih kesabaran Nabi Musa. Keutamaan dari Nabi Qidir ialah bisa mengetahui sesuatu sebelum sesuatu itu terjadi. Nabi Qidir ialah Nabi yang Visioner, mengetahui bagaimana memandang ke depan. Nabi Qidir juga pernah datang dimasa Abu bakar, datang untuk menghibur bahwasanya setiap orang pasti akan diberikan musibah

  1. Ibu Sahara : Apa  Kelebihan dan keistimewaan Abu Bakar dibanding dengan dengan yg lainnya ? dan bagaimana peristiwa-peristiwa Abu Bakar dalam al quran ?

Jawab             :

Kelebihan dari Abu Bakar adalah orang yg membenarkan  saat sahabat yg lain tidak membenarkan.  Abu Bakar adalah Orang yang punya pengorbanan tanpa batas serta kedermawanan tanpa batas, yakni mengorbankan semua apa yang dimilikinya untuk Allah dan Rasulullah. Dan Begitu kecintaannya pada Rasulullah dibandingkan dengan yang lain.