RUANG KEGIATAN

Kunjungan Tim Verifikasi Faktual BAZNAS RI ke Yayasan Suara Hati Sidoarjo, Dalam Rangka Pembentukan LAZ Suara Hati

Suara Hati,- Tim Verifikasi faktual BAZNAS RI didampingi Baznas provinsi dan Kabupaten mengadakan kunjungan ke Yayasan Suara Hati Sidoarjo, dalam rangka rekomendasi pembentukan Lembaga Amil Zakat(LAZ) Suara Hati skala kabupaten, Senin,10/06/2024.

Hadir dalam kunjungan tersebut dari pihak BAZNAS RI Pusat Kolonel CAJ (Purn) Drs. Nur Chamdani yang mewakili Pimpinan BAZNAS bidang LAZ, Yahya Ubaid selaku koordinator perencana ahli Madya Sekretaris Baznas, Dodik Dwi Prasetyo selaku staf Biro hukum dan kelembagaan, Adam Alan selaku pelaksana Sekretaris Baznas.
Baznas provinsi diwakili oleh Dr. KH. Husnul Khuluq, MM. Selaku wakil ketua VI dan Dwi Dayatie,SE., selaku kabag Adm umum dan SDM. Sedangkan dari Baznas kabupaten dihadiri oleh ketua Baznas kabupaten.

Dari pihak yayasan yang hadir dalam acara tersebut adalah Pengurus Yayasan Suara Hati, dan para calon para pengurus Lembaga Amil Zakat Suara Hati, sehingga total peserta yang hadir dalam acara tersebut ada17.

Acara berlangsung dengan suasana Khidmat, santai, humanis, dan penuh keceriaan.

Acara diawali dengan pembukaan, yang disambung dengan sambutan dari perwakilan BAZNAS Pusat, Provinsi dilanjut sambutan dari ketua Yayasan, setelah itu lanjut ke sesi penjelasan dan tanya jawab yang berkaitan dengan Verifikasi Faktual.

Dalam sambutannya Chamdani menjelaskan bahwa prosedur agar pembentukan LAZ ini bisa mendapatkan perizinan dari Kemenag RI, maka harus ada rekomendasi dari BAZNAS RI, nah tujuan dari verifikasi faktual ini adalah sebagai proses untuk mendapatkan rekomendasi, sehingga pembentukan LAZ bisa diproses ke jenjang berikutnya melalui kemenag.

“Pembentukan LAZ ini juga berharap bisa menjadi lembaga amil yang selalu bersinergi, saling mendukung dan berkolaborasi dengan BAZNAS, bukan saling menjegal atau bersaing dengan tidak sehat, kita tetap seduluran”, ungkap Dr. KH. Husnul Khuluq dalam sambutannya yang kedua.

Husnul khuluq juga menyampaikan bahwa ada potensi sekitar 327 triliun nilai zakat di Jawa Timur ini, maka kita harus siap bekerja sama dalam menggali potensi tersebut,”.

Di sesi terakhir, acara dilanjut dengan doa, foto bersama dan ramah tamah lalu ditutup oleh pembawa acara (Bon).