Oleh : Etty Sunanti
Topik “Anak Jatuh Cinta”, adalah materi yang penting bagi orang tua, guru dan asatidz. Seringkali dianggap tabu, anak belum waktunya berbicara tentang ini. Padahal, mereka sudah melampauinya tanpa batas. Bahkan orang tua dan para guru tidak mengetahui. Alhasil, anak-anak justru semakin liar tidak terkendali, na’udzubillah.
Pembahasan ini, kategori materi SEX EDUCATION. Orang tua wajib mengajarkan terlebih dahulu, sebelum mereka mencari tahu dari sumber yang salah.
Tanggal 13 Juli 2019, saya mengisi Islamic Parenting di sebuah sekolah. Ada wali murid yang bertanya perihal anak perempuannya yang masih kelas 4 SD. Ibu ini sangat gemas, karena anaknya dianggap kepo. Bahkan, yang membuatnya tidak suka, anaknya ini selalu berfikiran menjurus pada hubungan laki-laki dan perempuan. Sehingga ibu tersebut menghentikan pembicaraan, dengan tegas. “Ah kamu ini masih kecil, belum waktunya ngomong begitu.”
Hal ini membuat anak merasa diabaikan haknya sebagai manusia.
Jangankan anak yang sudah kelas 4 SD. Ternyata anak saya yang bungsu, Fahma Al A’la kelas 1 SD, juga sudah penasaran tentang masalah tersebut.
Berikut dialog Fahma kepada saya, di saat 2 hari masuk sekolah :
“Ummi, Jatuh Cinta itu berdosa apa nggak ?”
“Ya nggaklah.. masa’ jatuh cinta berdosa.”
“Ummi serius ??! jatuh cinta itu nggak dosa, ummi yakin?”
“Yakin!!”
“Memang jatuh cinta itu seperti apa?”
“Misal, anak yang jatuh cinta kepada Allah, maka dia akan senang dan rajin beribadah. Anak yang jatuh cinta kepada orang tua, dia akan berbakti, anak yang jatuh cinta dengan pelajaran, dia akan rajin belajar.”
“Tapi, yang aku maksud bukan jatuh cinta itu..”
“Terus jatuh cinta yang bagaimana lagi?”
Sebenarnya, saya sangat faham arah pembicaraan Fahma, tetapi saya berusaha menggiring opininya.
“Jatuh cinta yang aku maksud, anak laki-laki suka sama anak perempuan. Anak perempuan suka sama anak laki-laki.”
“Oh itu.. , jatuh cinta kepada lawan jenis, boleh dong. Itu normal. Itu fitrah manusia. Nggak apa-apa kok.”
“Ummi yakin, jatuh cinta itu boleh? (wajahnya penasaran) Ummi dulu pernah bilang, anak-anaknya ummi tidak boleh pacaran kan ?”
“Ya benar, pacaran tidak boleh. Kalau jatuh cinta boleh. Namanya, manusia suka dengan yang lain boleh, tapi harus ditahan jangan sampai pacaran. Nanti pacarannya kalau sudah menikah saja.”
“Lho bedanya apa, pacaran sama jatuh cinta, mi?”
“Kalau jatuh cinta, perasaan yang merasakan cinta itu. Sedangkan pacaran sudah dilakukan dalam bentuk perbuatan. Berdekatan, bicara berdua, bahkan sampai ada yang berpegangan tangan, bahkan lebih dari itu. Nah kalau hanya perasaan saja yang suka dan jatuh cinta, tidak ngapa-ngapain, kan boleh saja. Tetapi sebaiknya jangan dulu, jatuh cinta, tidak enak, membuat orang jadi salah tingkah..”
“Ummi.. di sekolah kemarin pas kelas 1, ada temanku yang jatuh cinta.”
“Oh ya.. siapa ?”
“Itu A, dia jatuh cinta sama X.”
“Terus..”
“Nah ternyata yang jatuh cinta sama X, bukan A saja. Ada B, C, D, E, F. Bahkan kakak kelasku juga jatuh cinta mi..”
“Oh yaa.. keren ya si X, sampai-sampai yang jatuh cinta banyak banget.”
“Iya lah, X kan memang ganteng.”
“Tapi, kalau jatuh cinta jangan sekedar sama yang ganteng. Itu preman, penjahat, yang kena narkoba, juga ganteng-ganteng lho.”
“Jatuh cinta, sama anak yang sholih, rajin ibadah, pintar, berbakti sama orang tuanya, akhlaqnya mulia, sekolahnya hebat, berprestasi lebih keren lhoo..”
“Iya sih mi, si X lho biasa saja kok, cuman memang ganteng. Makanya anak perempuan pada suka.”
“Terus si X bagaimana, apa dia tahu kalau banyak anak perempuan yang suka ?”
“Nah X malah cuek mi, pernah dikejar-kejar sama A, si X malah lari, soalnya takut.”
“Upssst.., ustadzah di sekolah, tahu apa nggak, kalau murid-muridnya pada jatuh cinta begitu?”
“Ya nggak lah mi..”
“Kenapa nggak tahu ?”
“Ini kan rahasia teman-temanku, jangan sampai ustadzah tahu.”
“Waah.. rahasia ya..”
“Ummi, cemburu itu apa ?”
“Cemburu itu, jika kita merasa tersakiti, tidak terima, kalau yang kita cintai mendua dengan yang lain.”
“Ummi, ada rahasia lagi..”
“Nah, kan teman temanku jatuh cinta sama X, nah terus aku juga ikutan jatuh cinta sama X.”
“Oh ya.. ?
“Iya..” (menunduk malu)
“Terus, kamu nggak bilang siapa-siapa?”
“Aku tidak tahan, kalau tidak cerita. Akhirnya aku cerita ke temanku. Tapi bukan teman sekolah. Karena aku malu. Jadi aku cerita sama temanku yang di rumah saja.”
“Siapa teman rumah yang kamu ceritain.”
“Melani.. ”
“Kenapa tidak cerita ke ummi? Mestinya kalau ada rahasia apapun, ceritanya bukan ke teman. Tetapi ke Allah sama ke ummi lho..”
“Aku nggak berani, cerita ke ummi, karena aku fikir jatuh cinta itu berdosa. Ternyata tadi ummi bilang jatuh cinta itu boleh, ya aku berani cerita. Aku tidak tahan mi, kalau tidak cerita tentang apa yang aku rasakan.”
“Ya sudah, lain kali, cerita ke ummi ya, jangan cerita ke siapa-siapa. Apa kamu masih jatuh cinta sama si X?”
“Nggak.. aku sudah nggak suka jatuh cinta lagi.”
“Kenapa ?”
“Soalnya si X banyak yang suka. Aku cemburu.”
“Wow.. cemburu…”
“Nggak mi, aku nggak mau jatuh cinta, soalnya aneh..”
“Iya, sebaiknya jangan jatuh cinta dulu, karena sekarang yang penting sekolahnya berprestasi. Akhlaq mulia, rajin ibadah, biar disayang Allah ya..”
Ayah bunda…
Saya tidak habis fikir, bagaimana jadinya ketika fase itu, kita sebagai orang tua, tidak hadir untuk mereka. Setiap tumbuh kembang anak, kita wajib menyimak dan memantau.
Apalah jadinya kalau mereka justru mempunyai tempat curhat pada orang yang salah. Na’udzubillahi mindzalik.
Baiklah, mari kita membahas tentang Fase Anak Jatuh Cinta ini.
- Tidak pandang usia. Jatuh Cinta adalah sebuah perasaan khusus atau lebih dari semestinya. Di sini, tidak panang bulu, usia berapapun seseorang bisa mengalami perasaan jatuh cinta. Maka sebagai orang tua, jangan kageta atau terlalu fobia. Yang penting, orang tua mampu melihat dan memahami setiap fase yang di alami oleh anak-anaknya.
- Fitrah Manusia. Dalam Alquran surat Ali Imran ayat 14, yang artinya “Dijadikan terasa indah pada pandangan manusia (syahwat pada manusia) berupa wanita.”
Wanita memiliki daya tarik yang luar biasa. Maka, hal ini harus dipahami setiap orang tua. Jangan merasa alim, merasa suci, sehingga merampas fitrah si anak dari rasa tersebut. Yang terpenting, adalah memahami hingga dijadikan bekal mendidik yang tepat bagi putra-putrinya.
- Adab Hubungan laki-laki dan perempuan dalam Islam. Ketika anak sudah masuk pada fase tersebut, ajarkan adab kepada mereka tentang bagaimana Islam mengatur adab hubungan laki laki dan perempuan. Sampaikan surat Annur ayat 30 dan 31 kepada mereka. Bahwa laki laki beriman dan wanita beriman wajib menundukkan pandangan kepada yang bukan mahrom. Sampaikan kepada anak anak, siapa mahromnya, dan siapa yang bukan mahrom dengan gaya bahasa yang pas sesuai usia.
- Batasan berzina. Walataqrobuzzina. Janganlah kalian mendekati zina. Artinya, segala pintu pintu perzinaan, orang tua dan guru wajib menutupnya. Anak anak harus mengerti, apa dampak buruk ketika seseorang bermaksiyat kepada Allah.
- Mengalihkan Perhatian. Jika anak sudah mengalami fase jatuh cinta. Orang Tua harus lebih perhatian, merebut hati mereka. Dengan memberikan aktivitas yang lebih seru dan lebih asyik. Sehingga mereka teralihkan dengan segala aktifitas baru. Atau mungkin, hobby anak perlu ditingkatkan menjadi sebuah prestasi yang gemilang.
- Teman Curhat. Urusan hati ini memang luar biasa. Mereka ingin meluapkan isi hati dengan bercerita kepada orang lain. Jadilah teman curhat yang baik bagi anak-anak.
- Doa orang tua. Bagaimanapun kondisi anak, doa adalah senjata ampuh untuk menjaga dari segala bala’. Untuk itu orang tua senantiasa membisikkan kalimat positif, dan dialog dari hati ke hati. Agar mereka menjadi shalih-shalihah.
Nah, ayah ibu..
Sudahkah kita mempunyai waktu untuk memperhatikan persoalan ini?
Karena sesungguhnya merekapun menganggap ini sebagai rahasia. Jangan sampai rahasia tersebut mejadi bumerang bagi anak, orang tua, juga keluarga, bahkan masyarakat. Terlebih Agama sangat menjunjung tinggi harkat dan martabat bagi setiap insan yang beriman kepada Allah Azza wa Jalla.


Hello excellent website! Does running a blog such as this require a great deal of work?
I have virtually no knowledge of programming but I had been hoping to start my
own blog soon. Anyway, if you have any ideas or techniques for new
blog owners please share. I know this is off topic nevertheless I simply
wanted to ask. Many thanks!
buy priligy on the internet without a prescription levitra magkano ang misoprostol Heartland released a statement praising authorities for their work We hope that this indictment further delivers the message that prolific hacking organizations worldwide will be pursued and charged for crimes such as this one
priligy dosage La inmunoglobulina A IgA es la que recubre las membranas mucosas, entre otras, del tubo digestivo, de los senos paranasales y de las vГas respiratorias
Bunck, Transdermal testosterone delivery testosterone patch and gel, World Journal of Urology, vol buy generic cytotec without dr prescription Mild symptoms might have gone unnoticed in our examinations; for instance, limitations on blood sample volume make it difficult to detect small changes in the levels of some serum metabolites
Now, everybody is totally different, and a few people will have extra potential muscle mass than others.
Even if they’re the same peak, and follow the identical food regimen and exercise
programs. But the reality is, that with out steroids, the genetic limit goes to
be comparable. Unfortunately, pictures of younger Ryan Terry when he
started lifting weights are considerably elusive.
Nonetheless, one factor you could count on is that he has virtually the identical muscle mass in comparison with his beauty pageant
days.
Après tout, you’ve obtained to be prepared if you get that phone
call or email asking you if you’re able to shoot for
one of the high shelf health magazines. Bien, ever since my
first show, and even at exhibits I didn’t compete in, I always made an effort
to go and converse with the judges, to seek out out
the criteria they had been judging on. After all, you’ve got to
be ready whenever you get that phone name or email asking you
if you’re able to shoot for one of the top shelf health
magazines. Well, ever since my first show, and even at exhibits I didn’t compete in, I at all times made an effort to go and speak with the judges, to find out the
criteria they had been judging on.
If you’ve learn different articles on my web site, then you will be
conscious that I am fairly neutral about steroid use. On the one hand, I
will do every thing I can to spotlight the risks of steroid abuse.
On the opposite hand, I am aware that it’s attainable to take steroids sensibly,
and that doing so does not mechanically result
in unhealthy well being and death. At the Arnold 2020 Powerlifting competitors, Wheels lifted a combined 2,370 lbs., edging out the earlier
champ Eric Lilliebridge by a mere zero.1 lbs.
After 3 years in St. Martin, Wheels and his mom moved again to
the Bronx where he started working in a restaurant so he might afford a gym membership.
Early in his profession, Wheels made the noob mistake of never taking a time off from training.
I truly have no hesitation in recommending Rob’s system to anybody
– of any age. For most individuals, it isn’t our genetics that limits us, it
is our way of life. How much is steroids long are we
realistically going to find a way to prepare perfectly for?
Four years of 4-5 days per week within the fitness center is certainly attainable, however
not in case you have a younger household, a job, and an active
social/family life. The humorous thing is, the basic public who think that they’ve reached their genetic potential
are sometimes nowhere close to. Guys who claim to have reached their genetic potential are inclined to have either a very high opinion of their present
physique or a really low opinion of their potential.
However, plenty of individuals all round the globe indulge
in steroids and have a ‘natural’ physique. A Quantity Of years down the line, Ryan Terry is an accomplished bodybuilder with numerous accolades to his name.
He has been featured on multiple common fitness magazine covers and
was even topped the first-ever Men’s Physique Professional from the Uk.
Wheels often does a single rep utilizing max weight, however he always warms up completely forward of time.
He has learned the onerous means about the significance of injury prevention. Wheels use assistance for
several of his powerlifting workout routines. Wheels eats lots, but it’s not all
boring rooster breast and rice.
Be A Part Of the hundreds who are already making great progress,
with everybody sharing their journey. Learn about the right kind
of dietary supplements on your coaching objective.
But I’ve got lots of time for Thibaudeau’s theories,
they usually come from a mixture of excellent science and his own observations after decades of training.
Ryan Terry has been tested by the UKBFF on several occasions, however only
after leaving the stage. The UKBFF does not conduct random drug tests, which eliminates the element of surprise.
Terry lately posted a transformation photo that brewed considerable controversy, resulting in individuals questioning whether his gains are natural.
Rising up, Wheels was poor and couldn’t afford to purchase equipment or be
a part of a fitness center.
The barrage of opinions about food regimen and train can drive an impressionable mind insane.
In truth, even those who know higher are inclined to imagine half-baked ideas propagated by so-called ‘influencers’.
This would’ve been okay if it was fashion or films that we were speaking about.
I felt my age was always holding me again, and couldn’t wait till I
turned sixteen earlier than I may begin lifting. Når alt kommer til alt, you’ve received to be ready if you get that phone call or e mail asking you if you’re ready to shoot
for one of the top shelf fitness magazines. Telling them you want one other
four weeks to get ‘back in to contest shape’ is 4 weeks too late.
Not peaking at quite the extent of conditioning as I had first been used
to now meant that I might keep a nonetheless spectacular physique, and be only a
few days away from ‘peaking’ once more when wanted. Godt,
ever since my first present, and even at reveals I didn’t compete in,
I at all times made an effort to go and communicate with
the judges, to seek out out the criteria they have been judging on. Speaking with the judges helped me to implement areas
that I needed to work on, and depending on which category and organization I was at,
which areas have been being judged on the most. (Some organizations I really
have competed in favor a lean, sculptured, and ripped look, while others most well-liked more mass
and measurement. You can inform which categories I favoured were!).