SUARA HATI – Tanggal 4 September 2018, Yayasan Suara Hati memberangkatkan tim ke Lombok. Melalui program YSH Peduli, kami berlima mengirimkan bantuan berupa logistik, tim kesehatan dan tim trauma healing.
Menempuh perjalanan laut melalui pelabuhan Tanjung Perak menuju ke Tanjung Lembar yang sedianya dijadwalkan sampai dalam waktu 20 jam perjalanan laut, Qodarulloh. Alhamdulillah kami tiba dengan selamat setelah menempuh 36 jam perjalanan, lalu kami melanjutkan perjalanan ke Posko Relawan di Desa Tanjung Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara. Berkoordinasi bersama para relawan lainnya, saling menyapa, berkenalan, lalu mempersiapkan untuk kegiatan esok.
Tanggal 6 September 2018, di pagi hari kami mengawali kegiatan kemanusiaan ini dengan membagi tim dalam 2 kelompok, yaitu tim logistik dan tim trauma healing. Tiba di Desa Kertaraharja Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara, tim trauma healing melakukan screening dan memperkenalkan diri kepada masyarakat setempat. Kegiatan ini dengan mengajak anak – anak bermain, sejenak melupakan kejadian yang telah menimpa mereka. Mengadakan mini games dan membagikan hadiah yang dititipkan oleh para donatur. Sedangkan tim logistik mengawali dengan langsung membagikan logistik ke Dusun Paok Rempek Desa Genggelang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara. Kami menempuh perjalanan selama satu jam, untuk sampai dilokasi sambil melihat pemandangan yang akan membuat semua mata menumpahkan air mata.
Rata – rata seluruh bangunan di Kabupaten Lombok Utara sudah rata dengan tanah. Kami tidak bisa berkata apapun, betapa besar jiwa mereka menghadapi ujian yang Alloh berikan.Selanjutnya kami mengirimkan bantuan logistik ke sebuah kampung di Desa Pemenang Barat Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara. Hanya dua bangunan yang masih kokoh berdiri, yaitu Masjid, walaupun kubahnya sudah runtuh. Allohu Akbar. Alloh menunjukkan Maha Kuasa Nya. Apapun yang Alloh kehendaki, pasti terjadi.
Di Desa ini, saat terjadinya gempa, ada 14 jiwa yang menjadi korban. Seluruh warga Desa saling bahu membahu membangun kembali rumah – rumah mereka. Mereka sadar, bahwa mereka harus tetap semangat bangkit untuk masa depan yang lebih baik.Keesokan harinya, tim kesehatan berkolaborasi bersama relawan lainnya untuk membagikan obat – obatan yang dibutuhkan oleh penduduk setempat.
Dalam perjalanan pulang kami menghabiskan titipan logistik dari donatur yang kami bawa, dengan membagikan ke Desa Bertais Kecamatan Cakranegara Kabupaten Mataram.Kami pulang menempuh perjalanan darat selama lebih kurang 24 jam. Berat hati kami meninggalkan saudara – saudara kita di Lombok, karena tidak banyak yg bisa kita lakukan untuk mereka.
Kami berdo’a kepada Alloh Subhanahu Wa Ta’ala agar memberikan pelindung dan penolong bagi masyarakat Lombok dari sisiNya dan berdo’a agar kita tidak pernah merasa capek dan berhenti menolong masyarakat Lombok. Aamiin.
Sidoarjo, 19 September 2018
Suarahati.org


Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good.