Suarahati.org, Sidoarjo – Pork atau sering disebut sebagai daging babi  merupakan salah satu daging yang berasal dari hewan ternak babi. Berbeda dengan daging celeng yang merupakan babi hutan. Untuk mendapatkan daging celeng dengan berburu. Daging babi sengaja diternakkan untuk dikonsumsi dagingnya seperti hewan ternal lainnya.  Mengapa daging babi dalam islam di haramkan. Babi adalah hewan yang dagingnya diharamkan untuk dikonsumsi bagi umat muslim di dunia. Alasan daging babi diharamkan karena babi merupakan hewan yang sangat kotor dan dapat memicu berbagai penyakit bagi manusia. Pernyataan tersebut semakin dikuatkan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh ilmuan modern di dua negara Timur dan Barat yaitu China dan Swedia. Menyebutkan bahwa daging babi merupakan penyebab utama dari kanker anus dan kolon. Hal ini dikarenakan daging babi memiliki banyak kandungan parasit, bakteri, dan virus yang sangat berbahaya. Bagi masyarakat yang suka mengonsumsi daging babi memiliki potensi besar mengidap berbagai penyakit. Hal itu dikarenakan oleh parasit, bakteri dan virus yang terdapat pada daging babi.

Karena ada beberapa bahaya yang ditimbulkan dalam mengkonsumsi daging babi, sebagai berikut :

  1. Obesitas

Daging babi merupakan salah satu jenis daging yang memilki kandungan lemak yang tinggi. kandungan lemak yang tinggi ini dapat menyebabkan terjadinya obesitas. Ketika anda mengkonsumsi terlalu banyak daging babi, maka hal ini akan menyebabkan lemak yang ada pada daging babi menumpuk dan menyebabkan terjadinya obesitas atau kegemukan. Bahaya obesitas  :

  • Tubuh menjadi sulit bergerak
  • Mudah merasa lelah
  • Merupakan pintu masuk dari berbagai macam penyakit
  • Mudah merasa sesak nafas.
  1. Meningkatkan kadar kolestrol

Kandungan lemak yang tinggi pada daging babi tentu saja akan berakibat buruk bagi kesehatan. Selain kandungan lemak yang dapat menyebabkan munculnya obesitas, maka kadar lemak yang terlalu tinggi pada daging babi dapat menyebabkan terjadinya kolestrol tinggi. Kadar kolestrol yang tinggi dapat menyebabkan berbagai macam penyakit kronis, diabetes melitus, jantung koroner, stroke, asam urat,minimnya suplay oksigen,tubuh menjadi lemas lesu dan lemah, mudah mengantuk, kurang konsentrasi, sesak nafas, penyumbatan pembuluh darah, lemak yang menumpuk.

  1. Menghambat peredaran darah

Meskipun kaya akan selenium dan juga zat besi yang mampu melancarkan peredaran darah, namun demikian, kandungan lemak yang sangat tinggi pada daging babi dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan pembuluh darah. Penyumbatan pembuluh darah ini dapat menyebabkan munculnya beragam penyakit diantaaranya : penyumbatan pembuluh darah, stroke, penyakit jantung coroner, serangan jantung, tubuh menjadi lemas dan juga mudah lelah.

  1. Memiliki kandungan cacing pita

Daging babi, apabila tidak diolah dengan tepat dan jga benar bisa memiliki kandungan cacing pita di dalamnya. . Cacing pita sendiri merupakan jenis cacing yang bisa terdapat pada beberapa jenis hewan, seperti sapi dan juga babi. Terutama mereka yang hidup liar, yang pakannya tidak dikontrol oleh pemilikinya, meningkatkan resiko terjangkit cacing pita lebih tinggi lagi. Cacing pita dapat menyebabkan beberapa bahaya kesehatan bagi tubuh kita. Berikut ini adalah beberapa bahaya kesehatan dari cacing pita yang masuk ke dalam tubuh kita : feses yang keluar mengandung cacing, menyebabkan munculnya gejala – gejala anemia, mual dan juga muntah – muntah, diare, sulit buang air besar, berat badan yang menurun drastis, menimbulkan rasa pegal pada otot, selera makan menurun, menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, kejang – kejang, sakit perut, gatal – gatal pada kulit

  1. Penyakit Radang Paru-paru

Bahaya daging babi bagi kesehatan selanjutnya adalah dapat menyebabkan peradagan paru-paru atau paragonimiasis. Penyakit ini terjadi karena disebabkan oleh parasit yang terdapat dalam daging babi. Adapun jenis parasit tersebut bernama p. westermani dan pulpanoris yang memiliki potensi menyerang paru-paru dan menyebabkan peradangan yang cukup parah. Jika penyakit tersebut tidak ditangani dengan cepat maka akan berakibat pada kematian.

  1. Penyakit Balantidiasis

Penyakit ini terjadi akibat karena parasit yang terdapat pada daging babi yaitu balantidium coli. Parasit ini adalah protozoa yang terdapat di dalam sekum dan usus besar babi yang berkembangbiak di saluran pencernaan. Parasit ini jika sudah masuk dalam tubuh manusia maka akan mengakibatkan disentri akut dan menurun pada organ vital manusia.

 

Risiko kanker dari daging babi kemasan

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, daging babi olahan yang dikemas seperti ham, bacon, dan sosis bisa menjadi salah satu pemicu kanker. Periset menemukan bahwa mengonsumsi 50 gram daging olahan babi setiap hari bisa meningkatkan risiko kanker kolorektal, merupakan jenis kanker yang tumbuh pada usus besar (kolon) atau rektum.

  1. Penyakit hati

Selain menyebabkan kanker kolorektal, sebuah studi telah menemukan bukti kuat antara konsumsi daging babi dan penyakit hati. Hal ini disebabkan oleh senyawa N-nitroso, yang banyak ditemukan pada produk daging babi olahan yang dimasak pada suhu tinggi.

  1. Hepatitis E

Produk daging babi, terutama hati babi seringkali membawa virus hepatitis E yang dapat menyebabkan komplikasi parah, hingga berisiko menyebabkan kematian. Anda yang kurang bersih ketika mengolah dan memasak daging babi lebih rentan terinfeksi virus hepatitis E. 

  1. Cacingan

Makan daging babi mentah atau belum matang yang sudah terkontaminasi larva cacing trichinella bisa menyebabkan cacingan atau penyakit trikinosis. Anda mungkin mengalami sakit perut, diare, kelelahan, mual dan muntah. Bahkan, seminggu setelah makan babi yang terinfeksi, cacing betina dewasa sekarang di dalam tubuh Anda menghasilkan larva yang memasuki aliran darah Anda dan akhirnya masuk ke otot atau jaringan lainnya. Begitu serangan jaringan ini terjadi, gejala trikinosis meliputi sakit kepala, demam tinggi, kelemahan umum, sakit otot dan nyeri tekan, mata merah muda (konjungtivitis), sensitivitas terhadap cahaya, dan pembengkakan kelopak mata atau wajah.

 

Itulah beberapa bahaya dari daging babi. Konsumsilah segala makanan yang akan anda makan dengan bijak dan cukup, jangan makan dengan berlebihan, karena akan menyebabkan munculnya berbagai macam gangguan kesehatan. Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih. Suarahati.org

 

 

Oleh : Dr. Nur Mukarromah, S.KM, M.Kes
(Dosen Fak. Ilmu Kesehatan Univ. Muhamamadiyah Surabaya)