Suarahati.org, Sidoarjo – Kesehatan adalah salah satu hal yang sangat dibutuhkan oleh setiap manusia. Entah itu anak kecil, dewasa, remaja, bahkan lansia pun sangat perlu akan kesehatan. Sekarang yang menjadi masalahnya adalah bagaimana seharusnya kita berperilaku agar hidup kita sehat dan tidak mudah sakit? Di sini saya akan mengambil salah satu contoh untuk kita dimana contoh orang yang akan saya sebutkan ini hanya mengalami sakit sebanyak 2 kali atau 4 kali dalam hidupnya. Siapakah dia?

Dia adalah Nabi Muhammad Saw. Oleh karena itu, pantaslah kiranya jika kita mengatakan bahwa orang yang paling baik pengobatan dan perilaku hidup sehatnya adalah Nabi Muhammad Saw. Mengapa? Apakah ada orang yang hanya mengalami sakit lebih sedikit dari Rasulullah? Saya rasa sampai saat ini pun kita belum bisa menemukannya. Bahkan saya yakin seorang dokter sekalipun sakitnya lebih dari 2 kali dalam seumur hidupnya.

 

Apa sebenarnya rahasia yang dimiliki oleh Nabi Muhammad Saw?

Rahasia sebenarnya ternyata bukanlah sesuatu yang rumit. Tapi cukup satu hal yang dapat kita pelajari dari sabda Nabi berikut ini :

“Tidak ada satu bejana yang diisi lebih buruk oleh manusia selain dari perutnya. Cukuplah beberapa suap bagi manusia untuk menegakkan tulang punggungnya. Jika ia hendak makan, maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk udara.”

Salah seorang dokter beragama Kristen pada masa Kerajaan Harun ar-Rasyid pernah berkata kepada Ali bin Husein, “Di dalam kitabmu, tuhanmu tidak membahas tentang kesehatan”. Ali pun menjawab, “Allah telah merangkum seluruh dari ilmu kesehatan ke dalam setengah ayat.” “Apakah setengah ayat itu?”, tanya dokter tersebut. “Setengah ayat itu adalah :    وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا  (Makan dan minumlah kalian, dan janganlah kalian berlebihan)”.


Dari ayat dan hadits diatas, dapat kita tarik suatu kesimpulan yang memang benar adanya.

 

Lima Tips Hidup Sehat Ala Nabi Muhammad  

Berikut adalah beberapa tips hidup sehat ala Rasulullah yang juga terbukti secara ilmiah.

  • Rasulullah tidak makan sebelum lapar dan tidak berlebihan dalam makan.
    Gaya hidup yang dijalani oleh Nabi Allah yang terakhir ini sungguh bisa dijadikan teladan bagi umat zaman sekarang. Salah satunya adalah bahwa Rasulullah tidak makan sebelum lapar dan tidak berlebihan dalam makan. Hal itu terbukti menyehatkan secara ilmiah. Oleh karena itu, sebaiknya orang-orang tidak makan berlebihan, karena dari makan berlebihan, sumber penyakit bisa muncul dari sana. Dan ingatlah,sebaik-baik pengobatan adalah diet. Maka biasakanlah perut menerima apa yang biasa ia terima.

 

  • Rasulullah duduk ketika hendak minum
    Ketika merasa haus Rasulullah biasa meminum air dengan duduk terlebih dahulu. Cara ini juga terbukti menyehatkan secara ilmiah dimana ketika kita meminum air dengan posisi masih berdiri akan ada katup yang belum siap menerima tekanan air dan ketika duduk katup itu terbuka dan siap menerima air. 

 

  • Rasulullah makan dengan tangan kanan
    Makan dengan tangan kanan bukan hanya sekedar tradisi tetapi juga menurut sebuah penelitian ini juga salah satu gaya hidup yang sehat. Ketika makan menggunakan tangan kanan maka yang aktif adalah otak kiri dimana sifat otak kiri ini selalu teratur, dan berpikir. Sedangkan ketika makan menggunakan tangan kiri maka yang aktif adalah otak kanan yang memiliki sifat imajinasi dan acak. Jadi makan dengan tangan kiri dianggap kurang cocok menurut sebuah penelitian. 

 

  • Rasulullah SAW cepat tidur dan cepat bangun.
    Jika sudah waktunya tidur, maka Rasulullah SAW akan cepat tidur. Tidur yang tepat di malam hari kira-kira adalah seusai istirahat setelah shalat Isya, kurang lebih pukul 21.30. Kemudian kira-kira pukul 03.00 sudah bangun di sepertiga malam untuk shalat malam. Dengan demikian waktu yang digunakan untuk tidur adalah kurang dari delapan jam. Dalam konteks ini, penggunaan waktu 24 jam dalam satu hari satu malam adalah sepertiga untuk bekerja, sepertiga untuk beribadah kepada Allah, dan sepertiga lagi adalah untuk tidur yang cukup. Tentu saja, perbandingan ini tidaklah kaku, melainkan dalam pengertian dalam keseimbangan. 

 

  • Rasulullah sering berpuasa
    Menurut sebuah penelitian berpuasa adalah sebuah metode ampuh untuk menahan diri. Ini merupakan sebuah cara sehat yang belum banyak diketahui. Sebenarnya seseorang bisa sembuh walau tanpa obat. Mereka hanya perlu meninggalkan makanan yang dapat memperparah penyakit mereka. Oleh karena itu, sudah selayaknya kita memakan apa yang biasa kita makan dan tidak berlebihan, karena sesungguhnya sumber dari segala penyakit rata-rata berasal dari perut.

Maha benar Allah yang telah merangkum semua ilmu kesehatan ke dalam setengah ayat, “Makan dan minumlah kalian, tapi jangan berlebih-lebihan.” Karena perut adalah sumber dari segala penyakit, maka biasakanlah ia menerima apa yang biasa ia terima. suarahati.org

(Disarikan dari berbagai sumber.rfq/*)

 

 

 

Silahkan Di Share, jika Artikel Ini Bermanfaat ! “Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim no. 1893)
0Shares
0Shares