Dalam kehidupan sehari hari, kita pasti berhubungan secara langsung dengan orang lain dengan kepribadian yang berbeda beda, bisa dalam hubungan bertetangga, lingkungan kantor dll. Ada kalanya kita akan menemukan beberapa orang dengan kepribadian yang mengarah ke sifat sombong atau bisa dibilang sombong.

Dalam agama Islam sangat dianjurkan sekali untuk memelihara rasa tawadhu, karena sifat tawadhu atau rendah hati merupakan salah satu cerminan muslim yang beriman kepada Allah SWT. Sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an berikut ini :

وَعِبَادُ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى ٱلْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ ٱلْجَٰهِلُونَ قَالُوا۟ سَلَٰمًا

“Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang ialah orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan”   (QS. Al furqon ayat 63 )

Lalu mengapa kita harus memiliki sifat tawadhu? Sebab orang yang memiliki sifat tawadhu tidak akan menyombongkan dirinya kepada siapapun, dan selalu beranggapan  dan memandang bahwa orang  lain lebih hebat dari dirinya. Berikut ini adalah beberapa keutamaan rendah hati dalam agama islam :

  1. Mencegah agar orang tidak berbangga diri atau sombong

Dari Iyadh bin Himar ra, Rosulullah SAW  bersabda : “Dan Alloh mewahyukan kepadaku agar kalian saling merendah diri agar tidak ada seorangpun yang berbangga diri pada yang lain dan agar tidak seorang pun berlaku zhalim pada yang lain.” (HR. Muslim)

  1. Di senangi banyak orang

Orang-orang akan lebih senang dengan orang yang selalu rendah hati ketimbang dengan orang yang selalu membanggakan  atau menyombongkan dirinya

  1. Rendah hati akan memberikan jalan menuju surga

Dalam (HR Muslim), Rasululloh SAW bersabda : ”tidak akan masuk surga siapa yang dalam hatinya terdapat kesombongan walupun hanya sebesar zarrah.”

Dari hadits tersebut dapat kita ketahui, bahwa orang yang rendah hati akan masuk surga dan barang siapa yang menyombongkan dirinya walaupun hanya sedikit saja maka dia tidak masuk surga, والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ (N. fajar H.p)