Ubah Pola Pikir, Dengan Membangun Mindset

 

 

Sebagai seorang manusia, tentunya kita mempunyai pola pikir dasar dalam menghadapi  kehidupan ini. Datangnya sebuah masalah, problematika dan persoalan dalam kehidupan ini membuat semua akan berpikir bagaimana mengatasi permasalahan atau problem yang sedang dihadapi. Dari situlah semua akan berpikir dan mengolah otak untuk mampu menyelesaikan.

Menghadapi zaman sekarang ini, banyak orang hanya berpikir pada satu sisi saja, tanpa melihat sisi lainnya. Manusia sekarang jarang mau banyak berpikir, maunya instan dan cepat terselesaikan. Padahal, segala hal bermula dari pemikiran, tidak langsung jadi. Menyelesaikan masalah tidak semudah membalikkan telapak tangan, harus dipikirkan baik-baik.

Kita lihat saja sekotak the. Apa yang dapat kita pikirkan dengan melihat sekotak teh itu? Ketika kita hanya berpikir pada satu sisi saja, maka kita akan menjawab bahwa itu adalah sekotak teh. Berbeda jika kita berpikir menggunakan pola pikir pada sisi-sisi lainnya, maka kita akan menjawab bahwa itu teh dengan merek “A”, atau kita akan menjawab bahwa teh itu harganya sekian, atau juga kita akan menjawab bahwa teh itu banyak bahan berbahaya.

Dari situlah pola berpikir kita semua berubah, mindset berpikir dalam penyelesaian masalah akan berubah jika kita mengambil sisi-sisi lain dari sebuah masalah yang sedang kita hadapi. Tentunya kita tahu, masalah adalah sebuah proses dalam kita menjalani hidup. Yang namanya proses tentunya ada sistematikanya dan tidak ada proses yang instan. Untuk kita perlu berpikir untuk jangka pendek dan jangka panjang. Jangan sampai dengan pola pemikiran kita yang instan, kita akan menyesal kemudian.

Dengan demikian,tentunya pola berpikir tersebut mampu kita terapkan dalam banyak hal, salah satunya dalam organisasi. Bagaimana kita dalam berorganisasi ini mampu melahirkan pola pikir yang elastis dan dinamis guna mengembangkan kualitas diri dalam menyelesaikan problematika kehidupan, baik dalam berorganisasi maupun kehidupan nyata.

Oleh : Heru ( Manager Keuangan Yayasan Suara Hati )