Sahabat Suara Hati, di ruang anak asuh edisi kali ini kita akan berkenalan dengan M. Fahmi Fathoni. Menjadi yatim sejak kecil, kini Fahmi, panggilan akrabnya telah menjadi seorang remaja berusia 15 tahun.

Fahmi harus menjalani getirnya hidup di usia masih amat muda, yakni 1 tahun. Begitu ayahnya meninggal karena sakit ginjal yang sudah 2 tahun dideritanya. Untuk menyambung hidup, sang ibu Siti Mukayah, setiap hari bekerja sebagai asisten rumah tangga dengan gaji yang tidak bisa dibilang cukup, hanya 350 ribu per bulan

Berat bagi Fahmi menjalani hidup tanpa sang ayah, namun Fahmi tetap bersemangat untuk belajar dan menggapai mimpinya. Pelajar kelas IX di SMPN 1 Taman ini sangat mengagumi sosok rivan nur Mulki, atlet bola voli Asia Tenggara. Fahmi sangat ingin menjadi atlet bola voli professional seperti idolanya itu. Hal inilah yang membuat Fahmi rajin berlatih voli saat dia ada waktu luang.

Dalam kesehariannya Fahmi adalah anak yang berbakti kepada orang tua. Dia rajin membantu ibu dan senantiasa mendoakan sang ayah yang telah tiada. Fahmi berharap suatu hari nanti cita-citanya akan tercapai dan dia bisa membahagiakan sang ibu di dunia dan akhirat. Masyaa Allah. (May)