Oleh : Rofiq Abidin
(Pemerhati Pendidikan, Pengasuh Panti Asuhan Suara Hati)

 

SUARA HATI – Seorang anak sangat butuh kasih sayang, maka yang memberi kasih sayang paling dominan adalah ibu. Seorang anak akan mudah tersentuh bila disebut nama ibu, itu wajar dan memang seharusnya begitu, karena peran sentuhan intens secara langsung adalah ibu. Menjadi aneh kalau ada anak yang melawan ibunya, tidak tersentuh ketika yang mengingatkan ibunya, berarti ada peran yang pernah ditinggalkan,

Dalam hal ini sang ibu harus memerankan sifat Al Wadud (pemberi kasih sayang). Adapun salah satu bentuknya adalah touch magic.

إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ سَيَجْعَلُ لَهُمُ ٱلرَّحْمَٰنُ وُدًّا 

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang.”(Q.S.19:96)

Apa itu touch magic?

Sentuhan kasih sayang yang menyamankan, menenangkan dan menentramkan. Bentuknya bisa pijitan ringan, mengelus bahu anak, memeluk, mengusap air mata, memegang tangan anak. Sikap empatik ini dibutuhkan saat anak memiliki masalah, sedih dan saat pesimis. Mungkin anak belum tentu dapat solusi, tapi ketenangan hati anak akan melahirkan solusi. Sehingga touch magic ini akan mengembalikan akal sehat anak, yang selanjutnya akan kembali bersemangat. Atau bahkan dengan touch magic, anak-anak akan nyaman tidur dipangkuan dan itulah touch magic berkerja

Semoga para ibu-ibu sadar akan peran ini, agar anaknya yang mulai salah jalan, akan kembali. Boleh jadi anak yang kita anggap salah jalan itu akibat kita yang kurang memerankan secara maksimal peran kita sebagai orang tua. Jangan sampai kita menuntut, tapi tidak memberi jalan, tidak menenangkan, dan tidak meyakinkan.

Ayo para ibu miliki touch magic agar anak mudah diarahkan kembali saat jauh dari nilai kebaikan dan kebenaran.

 

Suarahati.org

 

SHARE ARTIKEL !
4Shares
4Shares